Eksplorasi 5 Anjungan Terpopuler di Pantai Losari, Destinasi Wajib di Makassar

Kawasan Pantai Losari di Kota Makassar terkenal sebagai destinasi wisata khas. Walaupun disebut sebagai pantai, lokasi ini tidak memiliki pasir yang langsung bersentuhan dengan ombak laut.

Sebagai gantinya, Pantai Losari dilengkapi dengan deretan anjungan untuk memungkinkan pengunjung menikmati keindahan laut. Terdapat diskusi mengenai jumlah anjungan yang sebenarnya di Pantai Losari.

Berdasarkan urutan pembangunannya, terdapat tiga Anjungan Makassar, yaitu Anjungan Pantai Losari, Anjungan Bugis-Makassar, dan Anjungan Toraja-Mandar.

Namun, ada juga yang menyatakan bahwa jumlah anjungan di Wisata Pulau Sulawesi ini adalah lima, yang masing-masing mewakili suku-suku utama di Sulawesi Selatan, termasuk Anjungan Makassar, Anjungan Bugis, Anjungan Pantai Losari, Anjungan Mandar, dan Anjungan Toraja.

Meski terdapat perdebatan mengenai jumlah anjungan yang ada, tiap anjungan menawarkan keunikannya tersendiri. Mari kita jelajahi berbagai anjungan yang berbaris dari selatan ke utara di Pantai Losari untuk mengenal lebih jauh keunikan mereka!

1. Anjungan Makassar

Berlokasi di bagian selatan Pantai Losari, tepatnya di sisi kanan Masjid Terapung Amirul Mukminin, Anjungan Makassar mudah ditemukan oleh pengunjung.

Keberadaannya yang dekat dengan pintu masuk utama dan area parkir membuatnya menjadi salah satu titik pertemuan utama di Pantai Losari. Dari Anjungan Makassar, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah Centre Point of Indonesia (CPI) dari jarak jauh.

Sebagai penanda, di sekitar anjungan terdapat beberapa patung yang menambah nilai estetik dan budaya tempat ini.

Salah satu patung yang menjadi ciri khas adalah patung A'raga atau Ma'raga, sebuah permainan tradisional Bugis-Makassar, yang terletak tepat di depan anjungan.

Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan patung becak dan kapal pinisi di sekitar area, yang semakin memperkaya pengalaman berkunjung ke Anjungan Makassar.

2. Anjungan Bugis

Anjungan Bugis berada tepat di sisi kanan replika tulisan City of Makassar di bagian selatan, dikelilingi oleh beragam patung yang merefleksikan kekayaan budaya Bugis.

Di belakang anjungan ini, pengunjung akan menemukan patung yang menggambarkan tarian Pepe-pepeka ri Makkah, sebuah tarian yang menggunakan api dan berakar pada tradisi dakwah di Sulawesi Selatan.

Menariknya, di sebelah kanan Anjungan Bugis, terdapat patung yang menghormati tiga tokoh berpengaruh dunia, yaitu Mahatma Gandhi, Syekh Yusuf, dan Nelson Mandela, menambah lapisan budaya dan sejarah yang kaya untuk dijelajahi.

Walaupun pemandangannya serupa dengan yang ditawarkan oleh Anjungan Makassar, Anjungan Bugis menawarkan perspektif yang lebih dekat terhadap Masjid 99 Kubah yang terkenal, yang berlokasi di Centre Point of Indonesia (CPI), memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi pengunjung.

3. Anjungan Mandar

Mengingat Suku Mandar sebagai salah satu suku utama di Sulawesi Selatan, telah dibangun Anjungan Mandar yang terletak di sisi kiri replika tulisan City of Makassar bagian utara.

Anjungan ini berada tepat di belakang Masjid 99 Kubah, sehingga menawarkan pemandangan terdekat dan paling langsung ke Masjid tersebut.

Menikmati senja dari Anjungan Mandar merupakan pengalaman yang memukau, dimana langit berwarna jingga menyatu dengan siluet Masjid, menciptakan pemandangan yang luar biasa.

Kehadiran penjual minuman, makanan, dan aksesoris di depan anjungan menambah kenyamanan bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati keindahan sekitar.

Dibangun bersamaan dengan Anjungan Toraja pada tahun 2013, Anjungan Mandar dihiasi dengan patung-patung yang merepresentasikan budaya Suku Mandar, termasuk patung penari Mandar dan panette, simbol dari profesi menenun kain sutera yang terkenal di kalangan Suku Mandar.

Lokasi Anjungan Mandar yang strategis, dekat dengan pintu masuk tengah Pantai Losari, juga menjadi tempat berkumpulnya seniman lokal.

Mereka sering menghabiskan waktu untuk melukis dan menampilkan karya mereka di Ruang Seni Rupa yang berada di sekitar Anjungan Mandar, menambahkan dimensi kultural dan artistik pada pengalaman berkunjung.

4. Anjungan Metro Makassar (Pantai Losari)

Dikenal juga sebagai Anjungan Metro Makassar, Anjungan Pantai Losari adalah anjungan pertama yang dibangun ketika area pantai direklamasi pada tahun 2006.

Di depan Anjungan ini, terdapat dua monumen Adipura yang merupakan simbol prestasi Kota Makassar, yaitu Monumen Adipura Kencana tahun 1997 dan Adipura Metro tahun 2013.

Kedua monumen ini, sering disebut sebagai monumen kembar, dibangun dengan tujuan untuk mempertahankan pengakuan Adipura dan melambangkan Kota Makassar sebagai gerbang kota global yang menghargai kebersihan.

Anjungan Pantai Losari juga menjadi lokasi berlabuhnya kapal pinisi tradisional. Pengunjung dapat menikmati aktivitas di air dengan menyewa perahu bebek untuk menjelajahi sekitar pantai.

Di bagian depan Anjungan, terdapat pula patung perahu pinisi yang berada di antara monumen kembar Adipura, menambah keunikan dan daya tarik lokasi ini.

5. Anjungan Toraja

Posisi Anjungan Toraja berada di ujung utara Pantai Losari, menjadikannya anjungan terakhir dalam deretan.

Area ini dihiasi dengan berbagai patung yang menggambarkan elemen kultural dari Suku Toraja, termasuk patung rumah adat tongkonan, patung penari Toraja, dan patung tedong bonga yang merupakan kerbau dengan belang putih, ikonik bagi suku ini.

Anjungan ini menjadi spot ideal untuk menikmati pisang epe, makanan khas Makassar, pada malam hari. Berkat posisinya yang strategis di ujung pantai, Anjungan Toraja berdekatan dengan para penjual pisang epe, memudahkan pengunjung untuk mencoba kuliner ini.

Lokasinya berada di sebelah kanan replika tulisan City of Makassar di bagian utara, menjanjikan pemandangan langit yang memukau, khususnya saat senja.

Keuntungan lain dari lokasi Anjungan Toraja adalah minimnya gangguan visual dari gedung-gedung tinggi, memberikan pandangan langit yang lebih terbuka.

Bahkan Masjid 99 Kubah pun tidak terlalu menghalangi pemandangan dari anjungan ini, membuatnya tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam tanpa terganggu.

 

Dengan adanya kelima anjungan di Pantai Losari ini, pengunjung dijamin akan memiliki pengalaman berlibur yang berkesan dan penuh keunikan kultural. Sudah siap untuk menjelajahinya?

Tinggalkan Balasan